Saturday, December 31, 2016

Thought for the Day - 29th December 2016 (Thursday)

Wealth (Artha) is one of the Purusharthas or legitimate objects of human endeavour. The four purusharthas are Dharma, Artha, Kama and Moksha. They have been listed so in that order on purpose. Righteousness (Dharma) must direct and control the process of earning wealth (Artha) and liberation (Moksha) is to be the regulating factor of desire (kama). All wealth accruing from sources tainted by unrighteousness (Adharma) is to be treated with contempt and is unworthy of you. All desires that do not subserve the one supreme need for liberation are to be given up as beneath your dignity. So the spiritual basis, Dharma and Moksha, must be the root of Artha and Kama. Without this order, earning degenerates into plundering; desire degenerates into death.


Kekayaan (Artha) adalah salah satu dari Purushartha atau objek sah yang diusahakan oleh manusia. Keempat purushartha adalah Dharma, Artha, Kama, dan Moksha. Keempatnya itu diurut sedemikian rupa untuk sebuah tujuan. Kebajikan (Dharma) harus mengarahkan dan mengendalikan proses dalam mendapatkan kekayaan (Artha) dan kebebasan (Moksha) adalah faktor yang mengatur keinginan (Kama). Semua kekayaan yang berasal dari sumber yang dinodai oleh kejahatan (Adharma) adalah menjijikkan dan tidak layak bagimu. Semua keinginan yang tidak membantu untuk kebutuhan seseorang yang tertinggi yaitu kebebasan adalah tidak pantas untukmu. Jadi dasar spiritual yaitu Dharma dan Moksha harus menjadi akar dari Artha dan Kama. Tanpa urutan seperti ini maka penghasilan merosot menjadi penjarahan dan keinginan merosot menjadi kematian. (Divine Discourse, Jul 14, 1966)

-BABA

No comments: