Thursday, September 26, 2019

Thought for the Day - 23rd September 2019 (Monday)

If we invite some great saint or scholar to our home, preparations will be made at home, to make it presentable. We clean our house and its surroundings before the guest arrives. A house that is not clean lacks sacredness and is not appropriate for great people. Similarly, if we invited a minister or governor to our neighbourhood, we would clean the road, decorate the path and keep everything bright and proper to receive the eminent visitor. If we care so much when we invite someone with a temporary position, how much more effort is needed when we invite the very Creator and Protector of the world Himself to enter our lives and hearts? Krishna remarked: "Arjuna, you are asking Me to be the charioteer of your chariot. Take Me as the charioteer of your life. Think how clean and how grand your heart should be to make it a seat for Me. As long as Rajo and Tamo gunas are there, the heart is not pure. Therefore, to begin with, remove them.” 


Jika kita mengundang beberapa guru suci atau cendekiawan yang hebat ke rumah kita, maka persiapan harus dilakukan di rumah agar rumah kita bisa menerima tamu agung itu dengan layak. Kita membersihkan rumah dan sekitarnya sebelum tamu itu datang. Sebuah rumah yang tidak bersih kurang akan kesucian dan tidak layak untuk kedatangan tamu-tamu agung. Sama halnya, jika kita mengundang seorang mentri atau gubernur ke lingkungan kita, maka kita akan membersihkan jalan, menghias jalan dan menjaga semuanya bersih untuk menerima tamu spesial. Jika kita begitu peduli ketika kita mengundang seseorang yang dengan jabatan sementara, berapa banyak usaha yang dibutuhkan ketika kita mengundang pencipta dan pelindung dunia untuk memasuki hidup serta hati kita? Krishna menyatakan: "Arjuna, engkau sedang meminta-Ku untuk menjadi kusirmu. Jadikan Aku juga sebagai kusir hidupmu. Pikirkan betapa bersih dan agungnya seharusnya hatimu untuk bisa menjadi tempat duduk bagi-Ku. Selama Rajo dan Tamo guna masih ada disana, maka hati belumlah suci. Maka dari itu, mulailah dengan menyingkirkan semuanya itu." (Divine Discourse, Sep 12, 1984)

-BABA

No comments: